Selasa, 16 Desember 2008

Sempurna


Menjadi seorang istri & seorang ibu, anugrah yg tdk ternilai dgn apapun.
Kebahagiaan, kesulitan dihadapi bersama.

ketika dulu memutuskan membina rumah tangga
Terbayang rasa takut kehilangan kebebasan melajang.
Dukungan keluarga besar membuat saya membuka mata & telinga,
utk memberi hati saya mencintai & menyayangi dalam ikatan perkawinan.

Mungkin saya akan berfikir menikah muda, seandainya sejak dulu saya tahu indahnya menjadi seorang istri dan seorang ibu..

Tuhan...
Terimakasih.., telah engkau berikan orang-orang yg ”Survive” dalam kehidupan aku.
Keluarga besarku, suamiku, dan si kecil “Jimbaran....”
aku begitu menyayangi & mencintai mereka setulus hatiku
Sebagaimana mereka juga menyayangi & mencintai aku selama ini.
Sepenggal bait lagu yg membuat saya menangis... bahagia dalam hati.

Hanya bersamamu ku akan bisa’
Kau adalah darahku,
kau adalah jantungku...
Kau adalah hidupku,
lengkapi diriku...
Oh...sayangku.. kau..begitu....
”Sempurna...”

Senin, 15 Desember 2008

Tingkah Polah Jimbaran

Pada usia 2 tahun, Jimbaran masih tergolong takut dengan orang lain, baik di rumah maupun di luar. Dia hanya mau berinteraksi atau bermain dengan mereka yang cukup dia kenal atau sudah berkali-kali bertemu. Namun, akhir-akhir ini ketakutan itu mulai terkikis. Tidak hanya di rumah dia berani menghampiri seseorang yang baru dikenal tetapi di luar rumah dia juga sudah mulai aktif. Berikut ini cuplikan video tingkah polahnya di alam bebas pada saat kami sedang liburan di Museum Lukisan Le Mayeur, Sanur.

video

Seminar Dancow-Nakita di Bali


Dancow parenting Center dan Majalah Nakita mengadakan seminar di Bali pada tanggal 6 Desember 2008 tepatnya di Hotel Patra Tuban, Kuta dengan pembicara: Rienanny Mahadi, Arief Rahman, dan Ratih Ibrahim, serta dipandu oleh Shahnaz Haque. Dari ketiga pembicara, Prof. Arif Rahmanlah yang membuat suasana seminar begitu hidup. Shahnaz Haque yang tampil anggun mampu mengatur ritme seminar sehingga berjalan dengan baik.

Aku dan Bunda

“Aku & Bunda”

Senangnya memiliki bunda energik & pintar
Walaupun bekerja seharian,
Disela aktifitasnya, bunda selalu berbagi waktu & kasih Sayang untukku .
mengajak bermain, melukis & belajar bersama,
hari hari indah selalu penuh keceriaan.
dongeng & nyanyian bunda... selalu menemani dalam setiap tidurku.

Bunda..
Walaupun tidak pernah mengeluh & pamrih,
dalam setiap langkah kakimu.
Engkau berikan jiwa ragamu dalam menemani hidupku.
Aku yakin, kasih sayang & perhatiaanmu demi kebahagiaan anakmu...


Aku berjanji,
Walaupun tidak pernah terbalas cucuran keringatmu,
kelak dewasa bisa menjadi harapan impianmu.
Terimakasih bunda..

I Love You...

Jumat, 05 Desember 2008

Kartun Jimbaran


Jimbaran Surfing di Jimbaran

Ide pembuatan kartun ini berawal dari kunjungan kami ke Museum Kartun yang dikelola oleh Jangkrik. Di sana ada kartun yang berjudul Legong Surfing. Nah, dari situ muncul ide mengkartunkan "Jimbaran" sebagai model untuk surfing di Pantai Jimbaran. Sang pembuat kartun adalah Rizal dari Majalah Kartun Bogbog.

Artikel Dancow: Pendidikan Budi Pekerti


Agar anak memahami budi pekerti yg baik, cukup dgn ucapan & tindakan 2kata : MAAF & TERIMAKASIH yaa. bila si kecil sudah melakukan tindakan yg membantu kami (menutup pintu,mengambil buku bacaanya sendiri&membuang sampah pada tempatnya) maka saya,suami,bahkan pengasuh akan mengucapkan "TERIMAKASIH". begitu pula bila kami lupa menepati janji atau tidak sengaja melakukan sesuatu yg membuat si kecil kecewa,maka cepat2 kami bilang "MAAF nak.." tidak hanya pada si kecil, sehari-hari terhadap pengasuh atau orang yg datang kerumah kami, saya& suami selalu tidak lupa mengucapkan "MAAF & TERIMAKASIH" tentunya dengan maksud utk mencontohkan pada si kecil. cukup sederhana tapi berguna. terimakasih.
[velly , 05/11/2008]

Artikel Dancow: Kebersamaan dalam Keluarga


Sebagai ibu bekerja dari seorang putra 2thn 8bln, saya harus pintar berbagi waktu dgn keluarga. Sejak si kecil Karang Jimbaran setahun, kami sepakat week end full utk keluarga. Biasanya kami isi dgn olahraga,berenang, balap sepeda atau jogging di taman dekat daerah kami tinggal. sambil si kecil main bola dgn ayahnya sbg kiper & sy sbg wasit atau ke supermarket sambil belanja kami juga bs mengajari si kecil mana saja nama2 buah & sayur yg ada dibukunya.sekali waktu ayahnya mengajak nyaikut sholat jumat atau berjamaah dirumah. Agar dia juga punya bekal pendidikan rohani.utk hari2 kerja dgn waktu pendek, biasanya kami sempatkan sarapan pagi & makan malam bersama dimeja sambil berkomunikasi. juga melatih sikecil utk bercerita apa yg telah dilakukannya dirumah selama kami bekerja. jadi kedekatan emosional sang anak dgn orangtua dimulai dari kebersamaan dgn orang tuanya,saya yakin ini bisa utk bekal kelak dia dewasa.
[velly , 01/12/2008]